
Sakit kepala sebelah atau
migrain
ini memang menjengkelkan. Serangannya membuat kepala berdenyut dan
nyeri disertai rasa mual. Rasa sakit ini dapat terus berlangsung dalam
jangka waktu yang cukup lama bahkan sampai berhari-hari. Bagaimana cara
untuk menghindari serangan yang tidak menyenangkan ini?
Migrain
Penyakit ini lebih banyak
diderita oleh wanita. Migrain adalah penyakit yang menyerang otak dan
mengakibatkan kesakitan baik secara fisik maupun emosi. Pelebaran
pembuluh darah pada otak dan peradangan merupakan salah satu mengapa
kepala terasa sakit. Walau belum diketahui secara pasti penyebabnya,
umumnya penyakit ini merupakan penyakit yang diturunkan.
Yang
dapat dilakukan adalah berusaha untuk mencegah terjadinya serangan sakit
kepala dan mengurangi rasa sakit saat serangan terjadi. Kadangkala
serangannya tidak hanya menyerang salah satu sisi kepala tetapi
menyerang kedua sisi kepala.
Sebelum denyut menyerang kepala,
biasanya penderita akan mengalami gejala seperti melihat cahaya yang
berkedap-kedip atau yang biasa disebut dengan berkunang-kunang, melihat
bintik gelap, bergelombang, melihat benda menjadi lebih kecil, sensitif
terhadap penglihatan dan suara atau kesemutan pada tangan dan kaki.
Secara emosi, tanda yang dapat dialami misalnya rasa gelisah, mudah
tersinggung, atau stress. Gejala ini tidak selalu pasti karena setiap
penderita migrain bisa mengalami gejala yang berbeda-beda.